Profil Desa


Desa Taman Negeri mulai dibuka di bulan November 1954 pada awalnya Desa Taman Negeri ini terdiri dari hutan belantara pada waktu itu program Pemerintahan untuk pemerataan penduduk maka warga masyarakat dari Pulau jawa ke Pulau Sumatera. Adapun mayoritas penduduk Desa Taman Negeri dengan 255 KK yang terdiri dari:

  1. Tasikmalaya yang diketuai oleh Bapak Sulaiman berjumlah 66 KK
  2. Pekalongan yang diketuai oleh Bapak Masruri berjumlah 85 KK
  3. Cirebon yang diketuai oleh Bapak Misngat berjumlah 35 KK
  4. Semarang yang diketuai oleh Bapak Muryanto berjumlah 66 KK

 

Keberangkatan dari Pulau Jawa dibiayai oleh Pemerintah Pusat, sesampai di Bumi Jawa (nama sekarang adalah Kecamatan Sukadana) rombongan pejalan kaki, karena prasarana perhubungan waktu itu sangat sulit. Dengan jalan hanya setapak menyebrangi sungai, rawa dan jembatannya pun hanya terbuat dari kayu atau batang kayu yang dirobohkan kearah penyebrangan. Sesampainya di Purbolinggo khususnya rombongan tersebut diatas terlebih dahulu ditampung pada tiga lokasi, yaitu:

  1. Tanjung Inten
  2. Toto Harjo
  3. Tanjung Kesuma

 

Pada waktu itu keadaan pemerintahan belum terbentuk, masih berkelompok-kelompok sesuai dengan daerah asal masing-masing. Setelah menetap di bedeng-bedeng, para transmigrasi melakukan musyawarah mufakat menunjuk saudara Hartono untuk menjabat sebagai Kepala Rombongan (Kepala Desa).

 

Sebagai Kepala Rombongan (Kepala Desa), Bapak Hartono dibantu oleh beberapa orang yaitu :

  1. Bapak Hadi Suparno ebagai (sekretaris)
  2. Bapak Dawi sebagai (Poldes)
  3. Bapak Janib sebagai Kebayan dai Jawa Timur
  4. Bapak Abu Zazit sebagai Kebayan dari Jawa Tengah
  5. Bapak Hardi sebagai Kebayan dari Blora dan Magelang
  6. Bapak Markum sebagai P3NCR dibantu oleh Bapak Shohir

 

Pada tahun 1955 Bapak Hartono ditetapkan menjadi Kepala Desa Taman Negeri berlangsung sampai tahun 1973 dlanjutkan oleh Kepala Desa yang lain diantaranya:

  1. Bapak Harun 2 tahun
  2. Bapak Kasim selaku Pelaksana Jabatan selama 2 tahun
  3. Bapak Jumadi selama 6 Tahun
  4. Bapak Samijo selaku Pelaksana Jabatan selama 2 Tahun
  5. Bapak Aan Riyadi selama 8 tahun
  6. Bapak Subani selaku Pelaksana Jabatan selama 1 Tahun
  7. Bapak Aan Riyadi mulai tahun 2008 s/d 2013
  8. Bapak Sugeng Kuswanto Mulai tahun 2014 s/d sekarang

 

Kecamatan Purbolinggo memiliki nama-nama desa yang disusun menurut abjad. Lalu Kecamatan Purbolinggo dipecah menjadi dua, yaitu Kecamatan Purbolinggo dan Way Bungur. Nama-nama desa yang ada di Way bungur:

  1. Kalipasir (Inisial K)
  2. Toto Mulyo (Inisial M)
  3. Taman Negeri (Inisial N)
  4. Tegal Ombo (Inisial O)
  5. Toto Projo (Inisial P)
  6. Tanjung Qencono (Inisial Q)
  7. Tambah Subur (Inisial S)
  8. Tanjung Tirto (Inisial T)

 

Letak Desa Taman Negeri berada di sebelah Utara Sukadana yang merupakan Ibu Kota Lampung Timur, jarak dari Desa Taman Negeri ke Kantor Kabupaten sekitar 15 km, dengan batas-batas sebagai berikut:

  • Sebelah Utara : Desa tambah Subur
  • Sebelah Timur : Desa Toto Projo
  • Sebelah Selatan : Desa Tegal Ombo
  • Sebelah Barat : Desa Tanjung Qencono / Desa Toto Mulyo

TAMAN NEGERI